Skip to main content

Membaca Non Sastra part 1 (indikato 1-5)

Tak terasa Ujian Sekolah tinggal beberapa bulan lagi. Untuk adik kelas VI pasti akan menyiapkannya dengan baik. Belajar dengan tekun adalah salah satu jalan untuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Sekolah. Semuanya pasti mengharap bahwa hasil Ujian Sekolahnya maksimal dan mendapat nilai yang bagus untuk melanjutkan ke jenjang sekolah menengah. Untuk membantu Adik Kelas VI mempersiapkan diri, soal di bawah ini kakak sediakan untuk berlatih soal dengan cara bermain.
  1. flashcards-membaca non sastra part 1
  2. learn-membaca non sastra part 1
  3. test-membaca non sastra part 1
  4. match-membaca non sastra part 1





Semoga bermanfaat ya!!! 

Comments

Popular posts from this blog

PMB SD ISLAM AL AZHAR 11 SURABAYA

Tahun pelajaran 2019/2020 sudah semakin dekat. Ayo, bergabung bersama kami untuk mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah dan berprestasi. Menuju Indonesia Emas 2045. 

Mengenal Teks Eksplanasi

Dalam pembelajaran kelas 6 kurikulum 2013, pasti sudah tidak asing lagi dengan teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses terjadinya suatu peristiwa, mulai dari fenomena alam hingga fenomena sosial. Mari kita pelajari lebih detail tentang teks eksplanasi berdasarkan cirinya sebagai berikut: Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Ada beberapa ciri-ciri teks eksplanasi, antara lain: Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual). Hal yang dibahas, yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas. Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya. Setiap teks laporan memiliki ciri khas masing-masing, tak terkecuali teks eksplanasi. Teks eksplanasi lebih condong pada laporan yang sifatnya ilmiah. Oleh karena itu, bahasa yang digunakan haruslah baku. Untuk strukturnya sendiri,...

Kurikulum Prototipe: Mengembangkan Skill Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberi tiga pilihan dalam pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan oleh satuan pendidikan. Hal ini dalam rangka memberi akses merdeka belajar bagi tiap satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum satuan pendidikan. Satuan dapat menentukan kurikulum yang sesuai dengan kondisi setempat dan karakteristik guru dan siswanya. Kurikulum prototipe adalah salah satunya. kurikulum ini merupakan kurikulum berbasis kompetensi untuk mendukung pemulihan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Kurikulum prototipe sudah diterapkandi 2.500 satuan pendidikan yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Unggulan pada tahun 2021. Namun di tahun 2022, satuan pendidikan yang tidak termasuk sasaran program sekolah penggarak pun juga diberi wewenang untuk mengadopsi dan mengimplementasikan kurikulum prototipe. Ada tiga ciri utama kurikulum prototipe , apa saja itu...