Skip to main content

Rangkuman



Rangkuman
Pendidikan Kewarganegaraan Kelas II

1.     Pengertian Musyawarah
Musyawarah adalah membicarakan sesuatu bersama-sama untuk mengambil keputusan. Musyawarah disebut juga diskusi, perundingan atau rapat. Musyawarah termasuk cirri demokrasi, tercermin dalam pancasila keempat.
Mufakat atinya kesepakatan untuk melaksanakan hasil musyawarah.
2.   Contoh kegiatan musyawarah
a. Di sekolah :
Ø  Musyawarah pemilihan ketua kelas
Ø  Pembahasan acara wisata sekolah
Ø  Pembahasan aturan-aturan sekolah
Ø  Menentukan petugas piket
Ø  Rapat bapak/ibu guru
Ø  Musyawarah wali siswa
b. Di rumah :
Ø  Menentukan tujuan rekreasi
Ø  Menentukan tempat sekolah bagi anak
Ø  Meentukan rencana liburan keluarga
      c. Di masyarakat :
Ø  Pemilihan ketua RT
Ø  Membahas kerja bakti
Ø  Merencanakan pembangunan desa
3.     Pentingnya musyawarah
Manfaat musyawarah antara lain :
Ø  Musyawarah dapat menyelesaikan masalah lebih mudah
Ø  Memperkokoh kerukunan
Ø  Mempererat kerjasama
Ø  Terbiasa menghormati orang lain
4.     Di dalam musyawarah semua orang mempunyai hak dan kewajiban yang sama, berhak berbicara dan boleh berbeda pendapat
5.    Dalam musyawarah jika tidak tercapai keputusan bersama maka dilakukan pengambilan suara terbanyak atau VOTING. Suara terbanyak / voting adalah hasil perhitungan saat pemungutan suara yang paling banyak.
6.     Cara menghargai suara terbanyak :
Ø  Melaksanakan keputusan dengan tanggung jawab
Ø  Menghargai orang yang terpilih
Ø  Menghormati orang yang tidak terpilih
Ø  Orang yang terpilih tidak sombong
Ø  Orang yang terpilih tidak mengejek
Ø  Mengucapkan selamat kepada orang yang terpilih
7.     Dalam musyawarah kita harus
Ø  Menghargai suara terbanyak
Ø  Tidak boleh memaksakan kehendak sendiri
Ø  Menerima dan mentaati hasil keputusan musyawarah
Ø  Melaksanakan hasil keputusan dengan baik
8.     Di dalam perlombaan pasti ada yang kalah dan ada yng menang untuk itu kita harus bersikap lapang dada. Lapang dada adalah sikap mau menerima kekalahan, mau menerima pendapat dan kritikan.
9.     Manfaat sikap lapang dada (kesatria) :
Ø  Dapat melegakan perasaan
Ø  Menjernihkan pikiran
Ø  Disenangi banyak orang
Ø  Mencegah adanya permusuhan
Ø  Hidup aman dan tentram

** dikutip dari berbagai sumber

Comments

Popular posts from this blog

PMB SD ISLAM AL AZHAR 11 SURABAYA

Tahun pelajaran 2019/2020 sudah semakin dekat. Ayo, bergabung bersama kami untuk mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah dan berprestasi. Menuju Indonesia Emas 2045. 

Mengenal Teks Eksplanasi

Dalam pembelajaran kelas 6 kurikulum 2013, pasti sudah tidak asing lagi dengan teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses terjadinya suatu peristiwa, mulai dari fenomena alam hingga fenomena sosial. Mari kita pelajari lebih detail tentang teks eksplanasi berdasarkan cirinya sebagai berikut: Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Ada beberapa ciri-ciri teks eksplanasi, antara lain: Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual). Hal yang dibahas, yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas. Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya. Setiap teks laporan memiliki ciri khas masing-masing, tak terkecuali teks eksplanasi. Teks eksplanasi lebih condong pada laporan yang sifatnya ilmiah. Oleh karena itu, bahasa yang digunakan haruslah baku. Untuk strukturnya sendiri,...

Kurikulum Prototipe: Mengembangkan Skill Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberi tiga pilihan dalam pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan oleh satuan pendidikan. Hal ini dalam rangka memberi akses merdeka belajar bagi tiap satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum satuan pendidikan. Satuan dapat menentukan kurikulum yang sesuai dengan kondisi setempat dan karakteristik guru dan siswanya. Kurikulum prototipe adalah salah satunya. kurikulum ini merupakan kurikulum berbasis kompetensi untuk mendukung pemulihan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Kurikulum prototipe sudah diterapkandi 2.500 satuan pendidikan yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Unggulan pada tahun 2021. Namun di tahun 2022, satuan pendidikan yang tidak termasuk sasaran program sekolah penggarak pun juga diberi wewenang untuk mengadopsi dan mengimplementasikan kurikulum prototipe. Ada tiga ciri utama kurikulum prototipe , apa saja itu...